PANDUAN MANASIK UMRAH
Ibadah Umrah sering disebut sebagai haji kecil. Secara bahasa, umrah berarti berkunjung. Secara syariat,
umrah adalah berkunjung ke Baitullah (Ka’bah) untuk melaksanakan serangkaian ibadah dengan
syarat-syarat tertentu.
Rukun Umrah
Rukun umrah adalah sesuatu yang wajib dilakukan dalam ibadah umrah. Jika salah satu rukun
ditinggalkan, maka umrahnya tidak sah. Rukun umrah meliputi:
1. Ihram: Berniat untuk memulai ibadah umrah dari titik Miqat yang telah ditentukan dengan
mengenakan pakaian ihram.
2. Tawaf: Mengelilingi Ka’bah sebanyak 7 kali putaran, dimulai dan diakhiri di sudut Hajar Aswad,
dengan posisi Ka’bah di sebelah kiri.
3. Sa’i: Berjalan kaki atau berlari-lari kecil antara bukit Shafa dan Marwah sebanyak 7 kali perjalanan
(dimulai dari Shafa dan berakhir di Marwah).
4. Tahallul: Memotong atau mencukur rambut setelah selesai melaksanakan Sa’i.
5. Tertib: Melaksanakan semua rukun di atas secara berurutan.
Urutan Tata Cara Pelaksanaan Umrah
1. Persiapan di Miqat: Mandi sunah ihram, memakai wewangian di badan (bukan di kain ihram),
memakai kain ihram, dan melaksanakan shalat sunah ihram 2 rakaat.
2. Niat Umrah: Membaca niat di Miqat: ‘Labbaikallahumma ‘umratan’ (Aku penuhi panggilan-Mu ya
Allah untuk berumrah). Setelah itu, jemaah memperbanyak membaca kalimat Talbiyah sepanjang
perjalanan menuju Makkah.
3. Masuk Masjidil Haram & Tawaf: Masuk masjid dengan mendahulukan kaki kanan dan membaca
doa. Menuju Hajar Aswad untuk memulai Tawaf sebanyak 7 putaran.
4. Shalat di Makam Ibrahim: Setelah selesai tawaf, disunahkan shalat 2 rakaat di belakang Makam
Ibrahim (atau di area masjid yang memungkinkan) dan meminum air Zamzam.
5. Melaksanakan Sa’i: Menuju bukit Shafa untuk memulai Sa’i. Berjalan menuju Marwah (dihitung 1kali), lalu kembali ke Shafa (dihitung 2 kali), hingga genap 7 kali dan berakhir di Marwah.
6. Tahallul: Di bukit Marwah, jemaah mencukur rambut. Bagi laki-laki disarankan mencukur habis ataumemotong pendek, sedangkan wanita cukup memotong ujung rambut sepanjang ruas jari.